25 November 2015

"Walaupun setiap hubungan akan berakhir, entah berakhir bahagia atau pahit. Jangan pernah menyesal.
Karena semuanya tidak bisa diulang dan diperbaiki di masa lalu.
Setidaknya kamu pernah mencintai dengan tulus walau tidak berakhir mulus.
Setidaknya pernah berusaha walaupun disepelekan
Setidaknya paham tentang komitmen bersama untuk saling bertahan dalam kondisi sulit
Setidaknya setia pada suatu pilihan dengan segala pertanggungjawaban, entah meninggalkan atau memilih bertahan
Hingga akhirnya suatu hari sadar mungkin kamu memang pantas untuk dapat yang lebih baik, entah orang yang lebih baik atau cerita yang lebih baik
Bukan yang sempurna, karena ketika kamu mencari yang sempurna kamu akan kehilangan yang terbaik
Dan mungkin suatu saat, entah kapan, ada bagian yang sadar bahwa ada yang telah merasa kehilangan
Baiknya, jadilah orang yang berkualitas, yang bisa memberi arti dalam suatu hubungan yang mampu memberi kenangan, yang mampu bangkit ketika harus jatuh berkali-kali, yang mampu memaafkan secara perlahan atau bahkan yang dengan ikhlas memberikan kesempatan kedua (jika ditakdirkan)
Bukan hanya yang memberi atau meninggalkan luka pahit, serta berfikir ini cuma "cinta monyet" , atau cuma permainan yang ga perlu dibawa serius. Kamu yakin?
Karena kita tidak tahu setelah kamu menyakitinya, apakah setelah semua yang terjadi dia masih orang yang sama.
Because a broken heart is what changes people.
(November, 2014)"

mungkin memang harus jadi seperti ini. aku dan dia sedang sama-sama berusaha untuk saling melupakan dan menjauh. apapun yang dia lakukan, aku percaya itu caranya untuk melupakanku. bagaimana caraku melupakannya, biarkan menjadi rahasiaku. 

aku nggak pernah menyesali keputusanku, aku nggak pernah menganggap ini sebuah kesalahan, untuk aku ini kenangan dan pembelajaran. sejak awal aku tau ada alasan kenapa kami dipertemukan, sekarang aku tau hanya untuk memberi pembelajaran dan cerita yang berkesan untuk dikenang. lebih dari itu, cukup aku yang faham.

terima kasih atas dua tahun yang penuh dengan kebahagiaan, juga luka dan tangisan. 
semoga ceritamu setelah ini, jauh lebih membahagiakan karna aku tau, kamu juga sudah banyak belajar.. 
terakhir, maaf aku nggak memberikan apa-apa bahkan ketika kamu sudah memperjuangkannya... you have no idea how i can't stop blaming myself for this. 

thank you & sorry, my 16